Salurkan Waqaf, Infaq dan Shadaqah/Sumbangan Anda untuk PEMBANGUNAN MASJID AD DA'WAH Jl.KH.Sirodj Salman RT.27 Samarinda melalui: BANK SYARIAH MANDIRI Rek. 7036237362

Rabu, 17 Maret 2010

Kunjungan Dakwah ke PR Muhammadiyah Timbau, Cabang Tenggarong, Daerah Kutai Kartanegara




Majlis Tabligh dan dakwah Khusus (MTDK) PW Muhammadiyah kaltim mengunjungi PR Muhammadiyah Timbau pada Selasa, 16 Maret 2010. Rombongan terdiri dari H.Wahadi (Sekretaris PWM Kaltim); Amir Hady (Ketua MTDK PWM Kaltim); Arifin Suparman (Wk.Ketua MTDK PWM Kaltim); Yayan (PCM Samarinda Utara); Abdul Wakhid (Ketua PRM Sungai Mariam) dan dua pimpinan IMM Samarinda. Rombongan di terima oleh H. Slamet Waris (Ketua PRM Timbau) didampingi H.Supriyanto (Wk.Ketua PDM Kukar) dan jajaran PDM Kukar lainnya.

Senin, 15 Maret 2010

TAK ADA HUBUNGAN FATWA HARAM MEROKOK DENGAN KERJASAMA LUAR NEGERI.


PRESS RELEASE PP MUHAMMADIYAH

TAK ADA HUBUNGAN FATWA HARAM MEROKOK
DENGAN KERJASAMA LUAR NEGERI.

Kenapa hanya hibah untuk pengendalian tembakau yang diributkan?

Dr Sudibyo Markus, Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan menyatakan, bahwa tidak ada hubungan antara fatwa haram merokok yang dikeluarkan oleh Majlis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, dengan berbagai kerjasama luar negeri yang dilaksanakan oleh Majlis Kesehatan & Kesejahteraan Masyarakat (MKKM).

Fatwa haram merokok yang dikeluarkan oleh Majlis Tarjih danTajdid dikeluarkan, dalam rangka merevisi fatwa Majlis Tarjid tahun 2005 , yang menyatakan bahwa merokok hukumnya mubah, boleh dikerjakan, tapi ditinggalkan lebih baik. Namun dengan semakin terbukanya informasi mengenai dampak buruk merokok dibidang kesehatan, sosial dan ekonomi, terlebih bagi keluarga miskin, serta memperhatikan beberapa ketentuan hukum positif tentang diperlukannya lingkungan dan perilaku hidup sehat bagi masyarakat, apalagi ketentuan UU No. 39 Tahun 2009 pasal 113, bahwa tembakau mengandung zat adiktif, maka Majlis Tarjih dan Tajdid merasakan perlunya merevisi ketentuan lama tersebut.

Apalagi satu landasan syari’ah diperlukan bagi Muhammadiyah, mengingat pada tanggal 3-8 Juli 2010 yang akan datang Muhammadiyah akan menggelar Muktamar yang ke-46, yang oleh Panitia direncanakan sebagai Muktamar tanpa asap rokok dan sponsor rokok.
Muktamar tersebut yang akan dihadiri oleh sekitar 5000 peserta serta ratusan ribu peninjau dan penggembira akan diselenggarakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang sejak 4 tahun yang lalu sudah menyatakan diri sebagai kampus bebas asap rokok. Sehingga Majlis Tarjih dan Tajdid merasa perlu menyiapkan landasan syariah bagi pengetrapan Muktamar bebas asap rokok dan sponsor rokok tersebut. Bahkan Panitia juga akan menyiapkan sejumlah ”relawan syari’ah” untuk memantau pelaksanaan ketentuan tsb.

Sementara itu, dalam rangka peningkatan program-programnya dibidang kesehatan, Majlis Kesehatan & Kesejahteraan Masyarakat (MKKM) PP Muhammadiyah, banyak menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai sumber luar negeri, seperti dengan USAID dan WHO di bidang penanganan ancaman wabah flu burung, dengan AusAID, The Asian Foundation (TAF) dan World Vision International (WVI) dalam manajemen penanggulangan bencana, dengan UNICEF dalam perlindungan anak, dengan The Global Fund Geneva dalam penanggulangan malaria dan tuberkulosa, dan dengan The International Union Against Tuberculosis and Lung Disease (The Union) di Paris dalam pengendalian dampak tembakau. Disamping itu Muhammadiyah juga terlibat dalam Global Humanitarian Platform di Geneva, yang merupakan jaringan kemitraan yang terdiri atas 40 Badan-Badan PBB serta LSM Kemanusiaan Internasional. Selama ini tak pernah ada masalah dengan segala bantuan hibah tersebut, kenapa kini tiba-tiba hibah untuk pengendalian tembakau dipermasalahkan?

Kerjasama MKKM PP Muhammadiyah dengan The Union (Paris) dalam pengendalian dampak tembakau ini, saling mendukung dengan kerjasama MKKM dengan The Global Fund dalam penanggulangan penyakit tuberkulosa dan berbagai penyakit paru, karena tanpa lingkungan hidup yang sehat, mustahil penyakit paru bisa dikendalikan. Kegiatan pengendalian dampak tembakau bekerjasama dengan The Union ini meliputi pengembangan komitmen oleh seluruh jaringan lembaga kesehatan Muhammadiyah dalam pengembangan perilaku dan lingkungan hidup sehat, serta pengembangan jaringan kerjasama interfaith atau kerjasama antar lembaga-lembaga keagamaan Muslim dan non-Muslim, maupun dengan segenap pegiat pengendalian tembakau lain yang bergabung dalam Indonesian Tobacco Control Network atau ITCN.

Seterusnya juga akan melakukan advokasi bagi pengendalian dampak tembakau di hilir atau demand side, yaitu untuk mengurangi dampak paparan asap rokok terhadap warga non-perokok, serta melindungi generasi muda dari kampanye industri rokok internasional yang semakin tak terkendali dewasa ini. Untuk itu kegiatan ini juga melakukan advokasi bagi dikeluarkannya berbagai ketentuan perundang-undangan baru sebagai amanat Undang-Undang, sejak UUD 1945, UU HAM No. 39 Tahun 1999, serta turunan dari UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009 tentang tembakau sebagai zat adiktif.

Selanjutnya Sudibyo Markus juga menekankan, bahwa tidak ada masalah bagi Muhammadiyah melaksanakan berbagai bentuk kerjasama dengan luar negeri, seperti dengan The Union, The Global Fund dsb, sepanjang bantuan hibah tersebut disatu fihak benar-benar membawa manfaat bagi kemaslahatan masyarakat di bidang kesehatan, sosial dan ekonomi, apalagi bagi keluarga miskin, serta dilain fihak dilaksanakan sesuai dengan kode etik (code of conduct) internasional dalam kerjasama kemanusiaan, seperti akuntabilitas, netralitas dalam arti tak menjadi alat kepentingan politik tertentu, dan impartialitas dalam arti tak membeda-bedakan agama, suku, ras dsb.

Dari sisi akuntabilitas, pelaksanaan kerjasama ini disamping dipantau secara ketat oleh The Union, juga diaudit oleh auditor independen maupun LPPK, auditor interna Muhammadiyah. Kerjasama Muhammadiyah dalam pengendalian dampak tembakau bekerjasama dengan The Union dari Paris tersebut, memang amat sangat mendesak diperlukan pada saat ini, karena menghadapi kedaruratan paparan asap rokok serta merupakan amanat Undang-Undang. Bantuan hibah untuk pengendalian tembakau tersebut diberikan secara transparant kepada 15 negara low income country namun dengan konsumsi rokok tertinggi hingga memberikan beban ekonomi tinggi bagi masyarakat, terutama keluarga miskin.

Terlebih Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, dan gerakan da’wah amar ma’ruf nahi munkar, sesuai dengan ketentuan syariah agar kita selalu mengupayakan pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, serta untuk mencegah kebinasaan, maka usaha pengendalian dampak tembakau merupakan bagian dari amanah untuk beramar ma’ruf dan bernahi munkar tersebut.

Jakarta, 14 Maret 2010

Dr Sudibyo Markus
NBM. 799718
Ketua PP Muhammadiyah. (+628129916660, email: s_markus@cbn.net.id)

Minggu, 14 Maret 2010

Pengajian Bulanan di Islamic Center Kaltim (Maret 2010)



Pengajian bulanan di Islamic Center Kaltim diisi oleh Ustadz H. Siswanto Soenandar. Ceramah membahas masalah cara bersyukur yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Bagi yang ingin mendengar bisa download di http://www.ziddu.com/download/8965460/Ustsiswantoislamic.rar.html

WISUDA ANG.19 STIEM SAMARINDA THN.2010



STIE Muhammadiyah Samarinda, sabtu 27 Rabiul Awal 1431 H-13 Maret 2010M di Hotel Mesra Samarinda telah mewisuda sebanyak 51 orang sarjana (S-1) Jurusan manajemen. Jumlah Alumni STIE Muhammdaiyah Samarinda sampai saat ini sebanyak 1.968 orang yang tersebar luas di lembaga-lembaga pemerintah, swasta dam masyarakat khususnya di kalimantan Timur. Insya Allah kehadiran mereka dimanapun berada, dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan, khususnya di daerah Kaltim. Saya berharap lulusan STIEM Samarinda menjadipenerus perjuangan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam Amar Makruf Nahy Munkar dan Tajdid. Dan Jangan pernah durhaka kepada Muhammadiyah yang telah membesarkan dan mendewasakan anda, demikian sambutan Drs. H. Suyatman, S.Pd., M.M., M.Si selaku Katua STIE Muhammadiyah Samarinda.

Minggu, 28 Februari 2010

Kunjungan Dakwah ke PC Muhammadiyah Tenggarong Seberang



Menjelang sholat Magrib, Majlis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) PW Muhammadiyah Kaltim mengunjungi PC Muhammadiyah Tenggarong Seberang (26-2-2010). Rombongan yang terdiri dari H.Wahadi (Wakil Sekretaris PWM Kaltim), Amir Hady (Ketua MTDK PWM), Arifin Suparman (Wakil Ketua MTDK PWM), Abdul Azis Muslim (Ketua Majlis Pembinaan Kader PWM) diterima oleh jajaran Pimpinan Cabang Tenggarong Seberang di Masjid Nurul Huda. Sholat maghrib berjamaah dilanjutkan dengan silaturahim.

Kunjungan Dakwah ke PR Muhammadiyah Bukit Pariaman Cabang Tenggarong Seberang



Setelah mengunjungi PCM Sebulu, Majlis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) PW Muhammadiyah Kaltim mengunjungi PR Muhammadiyah Bukit Pariaman Cabang Tenggarong Seberang (26-2-2010). Rombongan terdiri dari H.Wahadi (Wakil Sekretaris PWM Kaltim), Amir Hady (Ketua MTDK PWM), Arifin Suparman (Wakil Ketua MTDK PWM), Abdul Azis Muslim (Ketua Majlis Pembinaan Kader PWM). Rombongan diterima oleh Pimpinan Ranting Supono dan Amin di Masjid Darul Muttaqin. PRM Bukit Pariaman mengelola sebuah masjid dan sebuah TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Bukit Pariaman.

Kunjungan Dakwah ke PC Muhammadiyah Sebulu



Majlis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) PW Muhammadiyah Kaltim telah mengunjungi PC Muhammadiyah Sebulu (26-2-2010). Rombongan terdiri dari H.Wahadi (Wakil Sekretaris PWM Kaltim), Amir Hady (Ketua MTDK PWM), Arifin Suparman (Wakil Ketua MTDK PWM), Abdul Azis Muslim (Ketua Majlis Pembinaan Kader PWM). Sebelumnya rombongan sholat jum'at dan H.Wahadi bertindak selaku imam dan khotib di Masjid Baitul Muqarrabin Sebulu yang dikelola oleh PCM Sebulu. Kemudian bersilaturahim dengan personal PCM Sebulu yang diketuai oleh H.Haryanto dan jamaah lainnya.

Senin, 22 Februari 2010

Pengajian Bulanan Gabungan PCM se PDM Kutai Kartanegara (Februari 2010)





Pengajian Gabungan PCM se PDM Kutai Kartanegara diselenggarakan pada Ahad, 21 Februari 2010 dengan tuan rumah PCM Muara Jawa. Silaturahim pengajian ini berkala diselenggarakan sebulan sekali pada ahad ketiga. Dihadiri oleh unsur PW Muhammadiyah Kaltim, yaitu H.Suyatman (Wakil Ketua PWM); Amir Hady (Ketua MTDK PWM); Arifin Suparman (Wkl Ketua MTDK PWM); Achmad Suparno (Sekretaris PW Pemuda Muhammadiyah Kaltim) dan Suprianto (Anggota Pemuda Muhammadiyah); Dari unsur PDM Kutai Kartanegara yaitu H.Azis Tulang (Penasehat PDM Kukar); H.Sugito (Sekretaris PDM); Abdul Kadir Pakka (Ketua MTDK PDM); Muhammadong (Ketua Korp Muballigh PDM Kukar); H.Subagyo (Ketua Majlis Tarjih PDM); Mahfudz; dan rombongan lainya dari Kukar. Serta Rombongan dari PCM-PCM se Daerah Kutai Kartanegara. Ceramah disampaikan oleh H.Suyatman

Senin, 15 Februari 2010

Pengajian Ahad Subuh Masjid Al Ihsan Samarinda (14-2-2010)


Pengajian Ahad subuh di masjid Al Ihsan Jl.Dahlia Samarinda disampaikan oleh Ustadz H.Siswanto Soenandar. secara ringkas menjelaskan bahwa kalau ingin berbuat baik kepada siapa saja jangan mengharap balasan dari orang yang dibantu tersebut, biarkan saja Allah SWT yang membalas perbuatan baik tersebut, karena Allah SWT yang paling tahu kebutuhan kita.

Pengajian Bulanan di Islamic Center Kaltim (Februari 2010)


Pengajian dalam rangka hari ber Muhammadiyah Kaltim bulan Februari 2010 disampaikan oleh Ustadz H.Muhammad Haiban. Dalam kesempatan itu beliau menyampaikan type keluarga yang terdapat di dalam Al Qur'an, pertama type suami beriman tapi istri kafir dicontohkan keluarga Nabi Nuh as; kedua type suami kafir istri beriman dicontohkan keluarga Firaun; dan type suami istri yang beriman dicontohkan keluarga Imran, keluarga Ibrahim as, dan keluarga Nabi Muhammad SAW. Untuk lebih jelas bisa didownload.

Senin, 08 Februari 2010

Pengajian Malam Senin PWM Kaltim (7-2-2010)


Pengajian rutin ahad (7-2-2010) malam senin PW Muhammadiyah Kaltim yang diselenggarakan di STIEM Samarinda disampaikan oleh Ust.H.M.Haiban membahas tafsir ayat 38-40 surat Al Baqarah. Bahwasanya orang kafir dan yang mendustakan ayat-ayat Allah SWt akan dimasukan ke dalam neraka.

Minggu, 07 Februari 2010

Kunjungan Dakwah ke PC Muhammadiyah Samboja





Setelah mengunjungi PCM Muara Jawa, rombongan Majlis Tabligh dan Dakwah Khusus PW Muhammadiyah Kaltim melanjutkan safari ke PC Muhammadiyah Samboja Kab.Kutai Kartanegara. PCM Samboja di ketuai oleh Bapak H.Abdul Razak, mempunyai amal usaha berupa sebuah masjid, sebuah TK Aisyiyah, sebuah Kelompok Bermain (PAUD), dan sebuah Madrasah Ibtidaiyah. Pengajian diselenggarakan sebulan sekali.Turut hadir Bapak H.Sampurna (90 Tahun), sesepuh pendiri cikal bakal Muhammadiyah di Samboja, beliau merupakan ketua PCM Samboja yang pertama.

Kunjungan Dakwah ke PC Muhammadiyah Muara Jawa



Majlis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) PW Muhammadiyah Kaltim telah mengunjungi PC Muhammadiyah Muara Jawa Kab.Kutai Kartanegara (6-2-2010). Silaturahim di Muara Jawa dimulai dengan sholat Dzuhur dilanjutkan dengan silaturahim (ta’aruf) dan diskusi tanya jawab. PCM Muara Jawa di pimpin oleh Bapak H.Husain selaku ketua, mempunyai amal usaha berupa sebuah mushollah, sebuah TK Aisyiyah dan sebuah SD Muhammadiyah. Pengajian diselenggarakan sebulan sekali.

Minggu, 31 Januari 2010

MUSYWIL KE 7 NASYIATUL AISYIYAH KALTIM




Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Kaltim menyelenggarakan musywil yang ke 7 di Samarinda pada tanggal 29-31 Januari 2010. Dalam acara pembukaan yang dihadiri oleh 11 PD NA se Kaltim dan undangan itu disampaikan bahwa agenda musywil yaitu untuk pertanggung jawaban pimpinan, penyusunan program kerja dan pemilihan pimpinan periode 2010-2014, disamping sambil bersilaturahim. Adapun thema musywil yaitu memantapkan gerakan Nasyiatul Aisyiyah dalam meningkatkan kualitas hidup bangsa. Sebelum dibuka secara resmi oleh Asisten III Gubernur Kaltim, disampaikan sambutan dari Ibu Ratnawati Jafron selaku Ketua PW NA Kaltim, Bapak Suyatman selaku Ketua PW Muhammadiyah Kaltim dan Ketua PP Nasyiatul Aisyiyah. Dalam kesempatan itu juga PW NA Kaltim bemberikan cendera mata kepada PP NA, PW Aisyiyah Kaltim, PW Muhammadiyah Kaltim dan DPD KNPI Kaltim. Dalam acara pembukaan itu juga diisi dengan tarian kesenian Kaltim.

Senin, 11 Januari 2010

GRAND OPENING SANGSURYA MART



Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof.DR.HM.Din Syamsuddin,MA, meresmikan grand opening Sangsurya Mart di Samarinda Seberang (10-01-2010). Sangsurya Mart merupakan salah satu program Majlis Ekonomi dan Kewirausahaan PW Muhammadiyah Kaltim.

PERESMIAN GEDUNG DAKWAH MUHAMMADIYAH SAMARINDA



GEDUNG DAKWAH MUHAMMADIYAH SAMARINDA DIRESMIKAN OLEH PROF.DR.H.M.DIN SYAMSUDDIN,MA (KETUA UMUM PP MUHAMMADIYAH) AHAD 10 JANUARI 2010. GEDUNG PERMANEN BERLANTAI DUA TERSEBUT SELAIN SEBAGAI KANTOR SEKRETARIAT PDM SAMARINDA, JUGA DIPERUNTUKAN SEBAGAI TEMPAT PERTEMUAN DAN SEKRETARIAT BEBERAPA ORTOM TINGKAT DAERAH.

Penutupan MUSPIMWIL MUHAMMADIYAH KALTIM


Muspimwil Muhammadiyah Kaltim tahun 2010 di tutup secara resmi oleh Prof.DR.HM.Din Syamsuddin,M.A selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Samarinda (10-01-2010).
Adapun hasil Muspimwil antara lain bahwa Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Kaltim ke 12 tahun 2010 diputuskan diselenggarakan di Kota Tarakan.

Minggu, 10 Januari 2010

Pengajian Akbar Muhammadiyah Kaltim



Pengajian Akbar Muhammadiyah Kaltim yang diselenggarakan di Islamic Center Kaltim Samarinda, yang disampaikan oleh Prof.DR.H.M.Din Syamsuddin,M.A (ketua Umum PP Muhammadiyah), menyampaikan bahwa memasuki usia satu abad Muhammadiyah, maka Muhammadiyah harus menggerakkan gelombang kedua pembaruan. Memang pembaruan pada saat dewasa ini tidak sama dengan jaman dakwah K.H.Ahmad Dahlan seratus tahun lalu. Oleh karena itu ini merupakan tantangan tersendiri bagi Muhammadiyah. Pembaruan dilakukan hanya pada bidang-bidang tertentu. Jadi kita menjaga keseimbangan antara pembaruan dan pemurnian. Pembaruan hanya di bidang mu’amalah duniawiyah dan pemurnian di bidang aqidah dan ibadah.

Sabtu, 09 Januari 2010

MUSYPIMWIL MUHAMMADIYAH KALTIM



Musyawarah Pimpinan Wilayah (Muspimwil) Muhammadiyah Kaltim tahun 2010 telah dibuka resmi oleh Gubernur Kalimantan Timur Bapak Awang Farouk pada hari Ahad, 22 Muharram 1431 H - 8 Januari 2010 M di Balai Pelatihan kesehatan (Bapelkes) Jl.Anggur, Samarinda. Acara yang akan berlangsung selama dua hari akan mengagendakan laporan PWM,PDM dan organisasi otonom, usulan untuk muktamar satu abad di Yogyakarta, pembentukan panitia pemilihan musyawarah wilayah, dan penentuan tempat musywil ke 12 tahun 2010 yang akan datang.

Dalam acara yang dihadiri seluruh PDM di Kaltim, ortom tingkat wilayah, unsur pembantu pimpinan wilayah itu, Gubernur menyampaikan dalam sambutannya agar Muhammadiyah berperan aktif dalam pembangunan di Kaltim, karena semboyan di Kaltim yaitu Membangun untuk Semua.