Salurkan Waqaf, Infaq dan Shadaqah/Sumbangan Anda untuk PEMBANGUNAN MASJID AD DA'WAH Jl.KH.Sirodj Salman RT.27 Samarinda melalui: BANK SYARIAH MANDIRI Rek. 7036237362

Minggu, 29 Maret 2009

Lokakarya Peranan Jaringan Dalam Pengembangan Dakwah Muhammadiyah


Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Samarinda pada hari sabtu tanggal 28 Maret 2009 menyelenggarakan Lokakarya Peranan Jaringan Dalam Pengembangan Dakwah Muhammadiyah. Kegiatan ini dalam rangka mengembangkan dakwah khususnya yang dibawah pembinaan Muhammadiyah di Samarinda. Narasumber dalam lokakarya ini adalah Bapak H.Agus Sukaca (Ketua PWM Kaltim), H.Siswanto Soenandar (Wakil Sekretaris PWM Kaltim), dan H.Suyatman (Direktur STIEM Samarinda). Adapun hasil lokakarya tersebut yaitu terbentuk sebuah forum komunikasi yang sekretariatnya berada di STIEM Jl.Juanda Samarinda, dan akan ditindak lanjuti dengan pertemuan berikut untuk menyusun program aksi dengan target dalam enam bulan ke depan sudah terbentuk jaringan dakwah Muhammadiyah Samarinda.

Kamis, 19 Maret 2009

PENGAJIAN BEDAH BUKU SUKSES BERMUHAMMADIYAH OLEH dr.H.AGUS SUKACA


Majlis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur menyelenggarakan Pengajian Bedah Buku Sukses Ber-Muhammadiyah karangan dr.H.Agus Sukaca,M.Kes (Ketua PWM Kaltim) Insya Allah pada Hari Rabu 25 Maret 2009 Jam 19.30 WITA di STIE Muhammadiyah Jl.Juanda Samarinda.Dalam sambutanya Amir Hady (Ketua MTDK Kaltim) mengapresiasi atas terbitnya buku ini, dimana dikatakan sebagai JUklak/Juknis secara pribadi dari PHI Muhammadiyah. Sedangkan pembahas yaitu Slamet Bachtiar (Sekretaris PWM Kaltim) menyampaikan bahwa suksesnya masih secara pribadi , belum sukses secara amal usaha, artinya bagaimana sukses dalam beramal usaha. Acara bedah buku yang dipandu oleh Azis Muslim (Ketua MPK PWM Kaltim) berakhir tepat pukul 22.00

Minggu, 08 Maret 2009

Muhammadiyah Desak Menteri Lepas Jabatan Parpol



LAMPUNG - Pimpinan Pusat Muhammadiyah merekomendasikan sejumlah hal kepada pemerintah terkait pelaksanaan Pemilu 2009.

Rekomendasi tersebut merupakan hasil Sidang Tanwir Muhammadiyah yang dilaksanakan di Hotel Sheraton, Bandar Lampung pada 5-8 Maret 2009.

Berikut rekomendasi yang disampaikan saat penutupan Sidang Tanwir yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Minggu (8/3/2009):

  • Mendesak parpol untuk tidak menjadikan pemilu sebagai ajang perebutan kursi kekuasaan yang menghalalkan segala cara, tapi sebagai momentum untuk menghasilkan legislator dan presiden yang sesuai dengan amanah rakyat.
  • Menyerukan seluruh warga negara yang memiliki hak pilih untuk memilih pemimpin yang memiliki visi dan karakter yang kuat sebagai negarawan, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, berani mengambil keputusan penting dan strategis, dan mampu menyelesaikan persoalan krusial secara tegas.
  • Meminta pemerintah agar mampu menjaga kewibawaan nasional dari berbagai ancaman dan menerapkan good governance.
  • Mendesak pemerintah untuk melepaskan jabatan di parpol dan konsentrasi memimpin bangsa.
  • Mengajak seluruh warga negara untuk menggunakan hak pilih secara cerdas dan kritis sebagai wujud perbaikan bangsa.
  • Mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjauhkan diri dari politik uang dan cara-cara yang kotor dalam pemilu.(Lamtiur Kristin Natalia Malau - Okezone)(lsi)

Jumat, 27 Februari 2009

Rakernas MTDK, PWM Kaltim utus peserta


Dalam rangka ikut Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majlis Tabligh dan Dakwah Khusus (MTDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Semarang Jawa Tengah pada tanggal 20 s.d 22 Februari 2009. Utusan MTDK PWM Kaltim terdiri dari Amir Hady selaku Ketua MTDK PWM Kaltim, Afif Ketua MTDK PDM Balikpapan, Abdul Kadir Pakka Ketua MTDK PDM Kutai Kartanegara dan H.Abdul Hamid Ketua MTDK PDM Kutai Barat.

Mengutip dari Ust.Syamsul Hidayat dalam muhammadiyah.or.id. bahwa Rakernas ini dimaksudkan, disamping sebagai wadah silaturrahmi antar pimpinan MTDK, juga dimaksudkan pula untuk mengelaborasi dan menghimpun berbagai pemikiran, serta menumbuhkan kesadaran bersama tentang berbagai tantangan baru dakwah Persyarikatan, serta merumuskan konsep dan strategi gerakan dalam rangka melestarikan dan merevitalisasi kemurnian Muhammadiyah.

Kemudian Rakernas MTDK ini juga akan dibicarakan agenda penting antara lain; tantangan dakwah Muhammadiyah, vitalisasi manhaj dakwah Muhammadiyah dan agenda aksi dakwah menjelang satu abad.

Senin, 16 Februari 2009

Rapat Pleno PW Muhammadiyah Kaltim

PW Muhammadiyah Kaltim telah melaksanakan Rapat Pleno diperluas pada hari Ahad tanggal 20 Shafar 1430 H atau bertepatan dengan tanggal 15 Februari 2009 M, bertempat di Komplek Muhammadiyah Centre Jl.KH.Siroj Salman, Samarinda. Kegiatan ini diselengarakan dalam rangka evaluasi progress report dari unsure pembantu pimpinan, yaitu kegiatan majlis-majlis dan lembaga-lembaga tingkat wilayah, serta membrikan masukan-input bagi anggota tanwir PW Muhammadiyah Kaltim yang akan ikut Tanwir Muhammadiyah di Lampung pada bulan Maret 2009 yang akan datang.

 

Salah satu usulan yang berkembang pada rapat tersebut untuk disampaikan pada saat tanwir adalah sebuah wacana bahwa Samarinda Kalimantan Timur akan dijadikan tuan rumah penyelenggaraan Muktamar ke 47 tahun 2015.

 


Muhammadiyah Kaltim bangun Ma’had

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur telah memulai pembangunan gedung Ma'had Muhammadiyah Samarinda yang terletak di Komplek Muhammadiyah Centre Jl.KH.Siroj Salman, Samarinda, dengan dilaksanakannya acara Peletakan Batu Pertama oleh Bapak H.Faridz Wajdy selaku Wakil Gubernur Kalimantan Timur pada hari Ahad tanggal 20 Shafar 1430 H atau bertepatan dengan tanggal 15 Februari 2009 M.

 

Bapak H.Agus Sukaca selaku ketua PW Muhammadiyah Kalimantan Timur dalam sambutannya menyampaikan bahwa dibangunnya ma'had ini adalah untuk mempersiapkan para muballigh dalam rangka melaksanakan salah satu misi Muhammadiyah, yaitu menyebarluaskan ajaran agama Islam yang bersumber pada Al Qur'an dan As Sunnah yang sahih dan maqbul, untuk mencapai visi Muhammadiyah yaitu mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

 

Kemudian, Bapak H.Faridz Wajdy selaku Wakil Gubernur Kalimantan Timur dalam sambutannya menyampaikan dukungan beliau atas pembangunan Ma'had Muhammadiyah ini, dalam rangka menghadapi tantangan dakwah Islam di Kalimantan Timur, dimana oleh beliau tantangan dakwah tersebut ada tiga, yaitu yang pertama adalah krisis keteladanan, artinya umat Islam sekarang ini sangat sulit mencari pemimpin yang bisa dijadikan teladan, yang kedua krisis moral, bahwa moral bangsa Indonesia mulai merosot, terlihat dari kuatnya penolakan atas RUU Pornografi  yang akan dijadikan undang-undang. Dan yang ketiga, krisis muballigh, makanya beliau, mengapresiasi dengan baik  pembangunan ma'had oleh Muhammadiyah Kaltim.

 


Kamis, 05 Februari 2009

Pengajian Malam Rabu : Syukur Nikmat

Ustadz H.Abdul Syukur, Muballigh Muhammadiyah dari PD Muhammadiyah Kutai Kartanegara dalam  pengajian malam rabu tanggal 3 Februari 2009 menyampaikan bahwa untuk bersyukur atas nikmat dan karunia yang diberikan oleh Allah Subahanahu Wa ta'ala diperlukan pemahaman terhadap tiga unsur, yaitu pertama keyakinan bahwa kita manusia ini sudah sangat banyak menerima nikmat Allah, bahkan manusia tidak akan sanggup menghitungnya. Jadi disini yang ditekankan kesadaran bahwa manusia telah dan selalu menerima nikmat Allah SWT. Jangan sampai ada anggapan bahwa manusia merasa belum atau tidak pernah menerima nikmat Allah SWT. Yang kedua yaitu keyakinan bahwa segala nikmat itu berasal dari Allah swt. Dan yang ketiga adalah upaya maksimal untuk menggunakan atau memanfaatkan nikmat tersebut sesuai dengan kehendak dan ketentuan dari si pemberi nikmat yaitu Allah SWT.

 

Pengajian diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sidomulyo di Masjid Mujahidin Desa Sidomulyo Kec.Anggana di awali dengan sholat maghrib berjamaah, kemudian ceramah dan diakhiri dengan sholat Isya berjamaah. Rombongan dari PD Muhammadiyah Kutai Kartanegara terdiri dari Bapak H.Supriyanto (Wakil Ketua PDM) dan Bapak Abdul Kadir Pakka (Ketua MTDK PDM).


Jumat, 23 Januari 2009

Pengajian di Anggana


Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, bahwasanya pengajian bagi Warga Muhammadiyah di Anggana merupakan sebuah keharusan, sebab pengajian adalah ruh dari gerakan Muhammadiyah. Demikianlah, maka tahun 2009 ini Muhammadiyah di Kecamatan Anggana, Kab.Kutai Kartanegara telah menyusun jadwal pengajian baik yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Anggana, Pimpinan Cabang Aisyiyah Anggana, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sidomulyo dan Pimpinan Ranting Aisyiyah Sidomulyo.

Dengan pengajian ini diharapkan bahwa visi dan misi Muhammadiyah bisa lebih difahami lagi oleh warga dan simpatisan Muhammadyah dan Muhammadiyah bisa menjadi tauladan dalam hidup berkeluarga dan bermasyarakat, terutama dalam aqidah, ibadah dan akhlaq serta muamalah duniawiyah.

Visi Muhammadiyah untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya diupayakan dengan menjalankan Misi Muhammadiyah, yaitu 1. menegakkan tauhid yang murni, 2. memahami dan menyebarluaskan ajaran Islam yang bersumber pada Al Qur'an dan As Sunnah Maqbullah, dan 3. mewujudkan amal Islami dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat.

Narasumber pada pengajian tersebut adalah dari Korps Muballigh/Muballighot Muhammadiyah, yang terdiri dari PW Muhammadiyah Kaltim, PW Aisyiyah Kaltim, PD Muhammadiyah Kab.Kukar, PD Aisyiyah Kab.Kukar, PC Muhammadiyah Anggana.

Senin, 19 Januari 2009

BAZ Salurkan Zakat Bagi Fakir Miskin




sapos.co.id.BADAN Amil Zakat (BAZ) Cabang Anggana yang merupakan binaan Kantor Urusan Agama (KUA) Anggana Kutai Kartanegara kembali menyalurkan hasil pengumpulan zakat selama tahun 2008 bagi fakir miskin. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Camat Anggana, Selasa(13/1) lalu.

Dalam laporannya, Ketua BAZ Anggana, Ir Amir Hady menerangkan, zakat yang terkumpul selama tahun 2008 sebanyak Rp33 Juta. Sementara, yang dinyatakan berhak menerima zakat tersebut sebanyak 76 orang. Orang-orang yang menerima tersebut terdiri dari berbagai kelompok yakni, fakir miskin, Muballigh atau penceramah, dan siswa-siswi yang dinyatakan kurang mampu secara ekonomi sehingga berhak menerima beasiswa.

"Tahun ini lumayan banyak yang menerima. Semuanya tidak hanya dari satu kelompok, tapi dari berbagai kelompok yang kita nyatakan tepat untuk menerima zakat ini," terang Amir dalam laporannya.

Fakir miskin dan Muballigh 45 orang, sedangkan penerima beasiswa sebanyak 31 orang. Masing-masing, untuk fakir miskin dan penerima beasiswa menerima Rp250.000. Sedangkan untuk Mubalikh atau penceramah Rp200.000. Penyerahan itu dilakukan secara simbolis Camat Anggana, Akhmad Taufik Hidayat, Spi.

Sementara, Kepala KUA Anggana, Yuliansyah S Ag mengakui bahwa jumlah tersebut masih kurang dan belum tentu memuaskan semua pihak. Namun itu dinilainya sebagai upaya yang maksimal yang telah dilakukan BAZ.

Ke depannnya ia berharap agar tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama bisa lebih meningkatkan amalnya lewat pembayaran zakat. "Semakin banyak zakat yang terkumpul, tentu semakin banyak saudara-saudara kita yang bisa terbantu perekonomiannnya. Minimal kita ringankan penderitaannya," pungkas Yuliansyah. (rm-2)

Rabu, 14 Januari 2009

Pembagian Raport TK ABA 1 Sidomulyo




Tadi pagi murid-murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA 1) Sidomulyo telah menerima raport untuk semester pertama. Para orang tua/wali murid semua diundang untuk hadir. Dalam kesempatan itu Ibu Irin May Hartini selaku Kepala Sekolah TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA 1) Sidomulyo sempat menjelaskan bagaimana penilaian yang diisikan pada raport tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Bapak Ir.Amir Hady selaku Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Anggana dalam silaturahim itu diberi kesempatan untuk menjelaskan tentang visi dan misi Muhammadiyah kepada seluruh orang tua/wali murid yang hadir sehubungan dengan pengelolaan amal usaha Muhammadiyah yang berupa sekolah TK ABA.

Selasa, 13 Januari 2009

Pengajian Bulanan PCM Anggana


Ahad tanggal 14 Muharram 1430 H / 11 Januari 2009 M, telah diselenggarakan Pengajian PC Muhammadiyah Anggana yang bertempat di kediaman Bapak Munawar,S.Pd (Sekretaris PCM Anggana). Narasumber adalah Bapak Drs.H.Suyatman,S.Pd.,M.Si (Ketua PWM Kaltim) dengan materi kajian yaitu "sabar". Pengajian yang dimulai pada pukul 14.15 WITA dan berakhir pada waktu menjelang sholat Ashar.

Minggu, 11 Januari 2009

LOKASI PEMBANGUNAN GEDUNG TK ABA 2 HANDIL TERUSAN


Lokasi pembanguna Gedung TK ABA 2 Handil Terusan

Tempat belajar sementara TK ABA 2 Handil Terusan
Dengan hanya mengharap ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Insya Allah, Pimpinan Cabang Muhammadyah Anggana, akan mendirikan sebuah bangunan Sekolah TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) 2 di Jalan Poros RT.6 Desa Handil Terusan, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Prop.Kalimantan Timur.

Sejak mulai pembelajaran awal tahun ajaran 2008/2009 lalu, proses belajar dilaksanakan di TK/TPA Fatur Rahman, merupakan pinjaman. Oleh karena itu karena PC Muhamamdiyah Anggana sudah membebaskan tanah dengan ukuran 20 m x 50 m, maka awal tahun 2009 ini berusaha untuk memulai pembangunan gedung dimaksud. Untuk itu, kami membuka kesempatan kepada kaum muslimin dimana saja berada, untuk berwakaf jariyah dan atau berinfaq jariyah, demi terwujudnya pembangunan gedung dimaksud. Contact person kepada Ir.Amir Hady HP.08125349437.

Senin, 05 Januari 2009

PCM Anggana selenggarakan rapat kerja tahun 2009



Baru-baru ini, tepatnya hari jum'at tanggal 5 Muharram 1430 h bertepatan dengan tanggal 2 Januari 2009, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Anggana telah menyelenggarakan Rapat Kerja bertempaty di Ruang Masjid Mujahidin Desa Sidomulyo. Acara yang bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan persyarikatan selama tahun 2008 dan menyusun rencana kegiatan tahun 2009. Acara dihadiri oleh jajaran pimpinan cabang beserta majlis-majlisnya, dan Pimpinan Cabang Aisyiyah, serta pimpinan amal usaha yaitu kepala TK ABA 1 Sidomulyo dan TK ABA 2 Handil Terusan serta Kepala Madrasah Diniyah Muhammadiyah Sidomulyo.

Multi Media di TK ABA 1 Sidomulyo



Dalam rangka peningkatan kualitas, maka TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 Sidomulyo, Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartenagara telah memulai pengenalan permainan dengan menggunakan multi media. Sekolah ini dibina langsung oleh Majlis Pendidikan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara dan didirikan pada tahun 2006. Oleh Ibu Irin Mayhartini selaku Kepala Sekolah, berharap dengan fasilitas ini, anak-anak menjadi lebih baik lagi dalam menyerap pendidikan yang diberikan oleh para guru. TK ABA 1 Sidomulyo diasuh oleh tiga orang guru yaitu Ibu Ariyanti, Ibu Mardiana dan Ibu Kariyem Irawati Ary.

Rabu, 31 Desember 2008

PAWAI MUHARRAM 1430 H DI KEC.ANGGANA




Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1430 H, di kecamatan Anggana diselenggarakan Pawai Muharram yang diikuti oleh para pelajar dari murid TK sampai dengan pelajar SMA dan Ibu-ibu majlis taklim. Peserta pawai dilepas oleh Bapak Akh.Taufik Hidayat,S.IP selaku Camat Anggana dengan tempat start di Lapangan MTQ Desa Anggana menuju finish di Desa Sungai Mariam. Kemeriahan begitu terlihat dari banyaknya peserta pawai dan lima regu barisan marching band SD Negeri yang ada di Kecamatan Anggana.

Senin, 29 Desember 2008

SELAMAT TAHUN BARU 1430 HIJRAH


MAJLIS TABLIGH DAN DAKWAH KHUSUS PIMPINAN WILAYAH MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TIMUR MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU 1430 HIJRAH, KEPADA KAUM MUSLIMIN DAN MUSLIMAT DIMANA SAJA BERADA, TERIRING DO'A SEMOGA ALLAH SWT SELALU MEMBERIKAN KEPADA KITA SEMUA KEKUATAN DAN KEMAUAN SERTA KESABARAN UNTUK SENANTIASA BERDAKWAH AMAR MAKRUF NAHY MUNKAR.

Rabu, 17 Desember 2008

PELAKSANAAN ERAU SARAT DENGAN NUANSA SYIRIK


BERITA KORAN SAPOS
Jumat, 12 Desember 2008
Judul : Sepasang Naga Ditempong Tawari
PESTA Erau sekaligus Festival Budaya Kutai Kartanegara (Kukar) 2008 digelar Minggu (14-21) Desember 2008 mendatang. Berbagai persiapan telah dilakukan. Para kerabat Keraton Kesultanan Kutai Kartatanegara Ing Martadipura pun melakukan berbagai ritual adat menjelang Erau. Salah satunya adalah memberi tempong tawar kepada sepasang Naga Erau di lantai dasar Kedaton Kukar, Rabu (10/12), kemarin.

Pemberian tempong tawar Naga itupun dilakukan oleh Dewa (ahli memang/mantra). Dewa membacakan mantra seolah berkomunikasi dengan sepasang Naga terebut lalu memercikkan air tempung tawar ke kepala dan tubuh naga terebut.

"Ini merupakan persiapan bahwa Erau akan dimulai," ujar seorang Kerabat Kedaton, Aji Khairudin yang bertugas mempersiapkan prosesi adat tersebut.

Tempong tawar naga ini seolah-olah untuk memberitahukan kepada Naga bahwa sebentar lagi Erau dimulai. Naga itu nanti akan di gunakan dan diulur. Naga itu akan dipindahkan dari tempat persemayamannya (Kedaton) ke Museum Mulawarman selepas diberi tempong tawar karena akan digunakan saat Erau nanti.

"Naga ini akan dipindahkan ke Museum Mulawarman. Lalu pada hari terakhir Erau akan diulur ke Kutai Lama yang diikuti acara Belimbur (saling siram) menandakan Erau berakhir," katanya. (hmp02)(sapos.co.id)

catatan penulis :
Dalam ajaran Islam, ritual seperti yang diberitakan di atas, jelas merupakan perbuatan yang bernuansa syirik, sebab terjadi sebuah pemujaan terhadap sesuatu selain Allah Subhanahu Wata'ala. Oleh karena itu kegiatan-kegiatan ritual yang ada dalam pelaksanaan Erau ini seyogyanyalah harusnya bebas dari unsur-unsur syirik. Sebab kalau hal tersebut tetap dilakukan, menurut penulis daerah Kutai Kartanegara ini tidak akan mendapat berkah dari Allah SWT, malah sebaliknya bisa mendatangkan murka dan bencana.

Untuk itu penulis hanya bisa menyampaikan dan berpesan kepada ulama-ulama yang ada di Kutai Kartanegara untuk bisa mengingatkan dan menasehati para pejabat keraton dan pemerintahan akan bahaya syirik ini demi keberkahan Kutai Kartanegara.

Senin, 15 Desember 2008

Sang Pastor dan Rabbi pun Memberikan Selamat


Sejak tiga minggu terakhir ini saya disibukkan oleh berbagai kegiatan berkenaan dengan serangan teroris di kota Mumbai, India. Dari pertemuan dengan media (press conferences) di City Hall, memorialk service di Queen Borough Community College yang dihadiri oleh Walikota, hingga pernyataan bersama para pemimpin agama di Islamic Center pada hari Jum'at dan di Synagogue New York pada hari Sabtunya. Tapi barangkali yang paling berkesan bagi saya pribadi adalah ketika kami mengadakan pernyataan bersama dengan para pemimpin agama bersamaan dengan shalat Jum'atan, tgl 6 Desember, di Islamic Center New York. Saya katakan berkesan karena acara ini mendapat apresiasi dari kantor walikota, sampai-sampai Walikota Michel Bloomberg sendiri perlu menelpon untuk sekedar berterima kasih.

Akan tetapi, barangkali hal yang paling menjadikannya berkesan adalah kenyataan bahwa di saat kehadiran para pemimpin agama lain di Islamic Center itu, ada dua orang Amerika yang juga menyatakan keputusannya untuk memeluk agama Islam. Jordan dan Lynn, pada siang itu rupanya diam-diam hadir mendengarkan khutbah Jum'at yang sempat diliput oleh berbagai media massa itu, setelah selesai shalat meminta kepada security personal untuk menghubungi Imam karena ingin masuk Islam. Tentu, rencana untuk memberikan 'pernyataan' bersama itu tertunda sejenak. Jordan dan Lynn rupanya tidak punya hubungan dan tidak saling mengenal. Mereka berdua hanya secara kebetulan bersamaan untuk 'iseng-iseng' hadir mendengarkan khutbah Imam yang menurutnya ingin memastikan kalau Imam ini berani mengutuk serangan terorisme di Mumbai. Maklum, masih banyak yang meragukan hal ini.

Kehadiran Jordan dan Lynn justeru dari sebuah press release yang dikeluarkan oleh Foundation of Ethnic Understanding, pimpinan Rabbi March Scheneir, salah seorang Rabbi paling berpengaruh di AS. Dialah yang mengundang media massa untuk hadir di islamic Center mendengarkan khutbah dan sekaligus pernyataan bersama para pemimpin agama dalam menyikapi serangan teroris Mumbai.

Jordan adalah pria keturunan campuran Afrikan dan Irish. Sementara Lynn adalah gadis Amerika putih berasal dari Connecticutt. "Hello!" sapa saya ketika mereka berdua mendekat ke mihrab tempat saya berdiri. "Hi!" jawabnya serempak.

Oleh karena waktu tidak memungkinkan, saya tidak banyak bertanya kepada kedua hamba Allah ini. Saya hanya dengan sangat singkat menjelaskan tentang hakikat menjadi seorang Muslim. "Islam adalah agama yang didasarkan kepada keyakinan dan karya" (faith and action), kata saya. Karenanya untuk anda berdua menjadi Muslim, anda harus betul-betul yakin bahwa inilah jalan yang benar dan inilah jalan keselamatan bagi anda, dunia dan akhirat. Saya kemudian menjelaskan secara singkat kewajiban-kewajiban dasar bagi seorang Muslim.

Rupanya, keduanya telah lama mempelajari islam. Jordan adalah pegawai sebuah perusahaan dan kebetulan bersahabat dengan seorang Muslim dari Timur Tengah. Dialah yang banyak mengambil andil dalam proses belajar Islam sejak setahun lebih. Sementara Lynn adalah mahasiswi di Fordam University dan telah banyak mengukuti berbagai materi Islam, termasuk Shari'ah and International Law, yang justeru diajarkan oleh seorang professor beragama Kristen.

Namun demikian, untuk lebih memantapkan keduanya dan juga secara tidak langsung menyampaikan kepada tokoh-tokoh agama yang hadir pada siang itu, saya menanyakan kepada Jordan dan Lynn, "are you really certain of your decision?". Bahkan secara bercanda saya katakan "I never force you to do this!". Keduanya tersenyum dan serempak mengannguk.

Maka, dengan izin dan inayah Allah SWT, saya bimbing keduanya berikrar: " Laa ilaah illa Allah-Muhammad Rasul Allah". Nampak Lynn menetsskan airmata, sementara Jordan dengan sangat khusyuk mengikuti setiap kata dari syahadah.

Banyak hadirin yang ingin melompat mengucapkan selamat. Tapi saya meminta agar semua duduk di tempat masing-masing karena kita akan menyampaikan pernyataan bersama mengutuk serangan teroris di Mumbai. Tapi rupanya, Pendeta dan Rabbi yang hadir di hadapan keduanya mengucapkan syahadah terlebih dahulu mengulurkan tangan untuk menyampaikan selamat kepada mereka berdua. Saya hanya tersenyum, sedikit bangga, tapi juga agak risau memikirkan, apa gerangan di benak mereka menyaksikan Jordan dan Lynn masuk Islam?

Hanya Allah yang tahu. Selamat Jordan, selamat Lynn! Semoga anda berdua selalu dijaga di jalanNya.

Oleh Syamsi Ali, New York, 14 Desember 2008

Sandrina Malakiano Fatah Story


Setiap kali sebuah musibah datang, maka sangat boleh jadi di
belakangnya sesungguhnya menguntit berkah yang belum kelihatan. Saya
sendiri yakin bahwa ? sebagaimana Islam mengajarkan ? di balik
kebaikan boleh jadi tersembunyi keburukan dan di balik keburukan boleh
jadi tersembunyi kebaikan.

Saya sendiri membuktikan itu dalam kaitan dengan keputusan memakai
hijab sejak pulang berhaji di awal 2006. Segera setelah keputusan itu
saya buat, sesuai dugaan, ujian pertama datang dari tempat saya
bekerja, Metro TV.

Sekalipun tanpa dilandasi aturan tertulis, saya tidak diperkenankan
untuk siaran karena berjilbab. Pimpinan Metro TV sebetulnya sudah
mengijinkan saya siaran dengan jilbab asalkan di luar studio, setelah
berbulan-bulan saya memperjuangkan izinnya. Tapi, mereka yang
mengelola langsung beragam tayangan di Metro TV menghambat saya di
tingkat yang lebih operasional. Akhirnya, setelah enam bulan saya
berjuang, bernegosiasi, dan mengajak diskusi panjang sejumlah orang
dalam jajaran pimpinan level atas dan tengah di Metro TV, saya merasa
pintu memang sudah ditutup.

Sementara itu, sebagai penyiar utama saya mendapatkan gaji yang
tinggi. Untuk menghindari fitnah sebagai orang yang makan gaji buta,
akhirnya saya memutuskan untuk cuti di luar tanggungan selama proses
negosiasi berlangsung. Maka, selama enam bulan saya tak memperoleh
penghasilan, tapi dengan status yang tetap terikat pada institusi
Metro TV.

Setelah berlama-lama dalam posisi yang tak jelas dan tak melihat ada
sinar di ujung lorong yang gelap, akhirnya saya mengundurkan diri.
Pengunduran diri ini adalah sebuah keputusan besar yang mesti saya
buat. Saya amat mencintai pekerjaan saya sebagai reporter dan
presenter berita serta kemudian sebagai anchor di televisi. Saya sudah
menggeluti pekerjaan yang amat saya cintai ini sejak di TVRI Denpasar,
ANTV, sebagai freelance untuk sejumlah jaringan TV internasional, TVRI
Pusat, dan kemudian Metro TV selama 15 tahun, ketika saya kehilangan
pekerjaan itu. Maka, ini adalah sebuah musibah besar bagi saya.

Tetapi, dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan memberi saya yang
terbaik dan bahwa "dunia tak selebar daun Metro TV', saya bergeming
dengan keputusan itu. Saya yakin di balik musibah itu, saya akan
mendapat berkah dari-Nya.

HIKMAH BERJILBAB

Benar saja. Sekitar satu tahun setelah saya mundur dari Metro TV, ibu
saya terkena radang pankreas akut dan mesti dirawat intensif di rumah
sakit. Saya tak bisa membayangkan, jika saja saya masih aktif di Metro
TV, bagaimana mungkin saya bisa mendampingi Ibu selama 47 hari di
rumah sakit hingga Allah memanggilnya pulang pada 28 Mei 2007 itu.
Bagaimana mungkin saya bisa menemaninya selama 28 hari di ruang rawat
inap biasa, menungguinya di luar ruang operasi besar serta dua hari di
ruang ICU, dan kemudian 17 hari di ruang ICCU?

Hikmah lain yang saya sungguh syukuri adalah karena berjilbab saya
mendapat kesempatan untuk mempelajari Islam secara lebih baik.
Kesempatan ini datang antara lain melalui beragam acara bercorak
keagamaan yang saya asuh di beberapa stasiun TV. Metro TV sendiri
memberi saya kesempatan sebagai tenaga kontrak untuk menjadi host
dalam acara pamer cakap (talkshow) selama bulan Ramadhan.

Karena itulah, saya beroleh kesempatan untuk menjadi teman dialog para
profesor di acara "Ensiklopedi Al Quran" selama Ramadhan tahun lalu,
misalnya. Saya pun mendapatkan banyak sekali pelajaran dan pemahaman
baru tentang agama dan keberagamaan. Islam tampil makin atraktif,
dalam bentuknya yang tak bisa saya bayangkan sebelumnya. Saya bertemu
Islam yang hanif, membebaskan, toleran, memanusiakan manusia,
mengagungkan ibu dan kaum perempuan, penuh penghargaan terhadap
kemajemukan, dan melindungi minoritas.

Saya sama sekali tak merasa bahwa saya sudah berislam secara baik dan
mendalam. Tidak sama sekali. Berjilbab pun, perlu saya tegaskan,
bukanlah sebuah proklamasi tentang kesempurnaan beragama atau tentang
kesucian. Berjibab adalah upaya yang amat personal untuk memilih
kenyamanan hidup.

Berjilbab adalah sebuah perangkat untuk memperbaiki diri tanpa perlu
mempublikasikan segenap kebaikan itu pada orang lain. Berjilbab pada
akhirnya adalah sebuah pilihan personal. Saya menghormati pilihan
personal orang lain untuk tidak berjilbab atau bahkan untuk berpakaian
seminim yang ia mau atas nama kenyamanan personal mereka. Tapi, karena
sebab itu, wajar saja jika saya menuntut penghormatan serupa dari
siapapun atas pilihan saya menggunakan jilbab.

Hikmah lainnya adalah saya menjadi tahu bahwa fundamentalisme bisa
tumbuh di mana saja. Ia bisa tumbuh kuat di kalangan yang disebut
puritan. Ia juga ternyata bisa berkembang di kalangan yang mengaku
dirinya liberal dalam berislam.

Tak lama setelah berjilbab, di tengah proses bernegosiasi dengan Metro
TV, saya menemani suami untuk bertemu dengan Profesor William Liddle ?
seseorang yang senantiasa kami perlakukan penuh hormat sebagai
sahabat, mentor, bahkan kadang-kadang orang tua ? di sebuah lembaga
nirlaba. Di sana kami juga bertemu dengan sejumlah teman, yang
dikenali publik sebagai tokoh-tokoh liberal dalam berislam.

Saya terkejut mendengar komentar-komentar mereka tentang keputusan
saya berjilbab. Dengan nada sedikit melecehkan, mereka memberikan
sejumlah komentar buruk, sambil seolah-olah membenarkan keputusan
Metro TV untuk melarang saya siaran karena berjilbab. Salah satu
komentar mereka yang masih lekat dalam ingatan saya adalah, "Kamu
tersesat. Semoga segera kembali ke jalan yang benar."

Saya sungguh terkejut karena sikap mereka bertentangan secara
diametral dengan gagasan-gagasan yang konon mereka perjuangkan, yaitu
pembebasan manusia dan penghargaan hak-hak dasar setiap orang di
tengah kemajemukan.

Bagaimana mungkin mereka tak faham bahwa berjilbab adalah hak yang
dimiliki oleh setiap perempuan yang memutuskan memakainya? Bagaimana
mereka tak mengerti bahwa jika sebuah stasiun TV membolehkan perempuan
berpakaian minim untuk tampil atas alasan hak asasi, mereka juga
semestinya membolehkan seorang perempuan berjilbab untuk memperoleh
hak setara? Bagaimana mungkin mereka memiliki pikiran bahwa dengan
kepala yang ditutupi jilbab maka kecerdasan seorang perempuan langsung
meredup dan otaknya mengkeret mengecil?

Bersama suami, saya kemudian menyimpulkan bahwa fundamentalisme ?
mungkin dalam bentuknya yang lebih berbahaya ? ternyata bisa
bersemayam di kepala orang-orang yang mengaku liberal.
(Dari Facebook-nya Sandrina Malakiano Fatah,-M.Iqbal Dian Kurniawan)

Sabtu, 13 Desember 2008

PCM ANGGANA SEMBELIH 2 EKOR SAPI

PC Muhammadiyah Kec.Anggana pada lebaran haji tahun 1429 ini telah menyembelih dua ekor sapi, satu ekor dari PW Aisyiyah Kalimantan Timur dan satu ekor dari jamaah warga Muhammadiyah ranting Desa Sidomulyo. Pelaksanaan pemotongan langsung setelah diselenggarakan sholat ied dan dibagikan kepada warga dan jamaah yang ada di di Desa Sidomulyo, Desa Anggana dan Desa Sungai Mariam. Disamping itu PCM Anggana juga mendapat kiriman paket daging kurban dari PD Muhammadiyah Kutai Kartanegara sebanyak 35 paket. Sementara itu khobah Ied disampaikan oleh Ustadz Ir.Masyumi, anggota Majlis Pendidikan Kader PW Muhammadiyah Kalimantan Timur.

Sholat Idul Adha 1429 di Kuala Kapuas



Di Kuala Kapuas penyelenggaraan shalat Ied pada umumnya dilakukan di masjid-masjid, sebab secara mayoritas umat Islam yang ada di Kuala Kapuas adalah masyarakat yang berasal dari Kalimantan Selatan yang memang secara kultural bermazhab Imam Syafi’I yang menyatakan bahwa shalat Ied lebih afdol diselenggarakan di masjid. Namun ternyata ada juga sebagian umat Islam yang menyelenggarakan shalat Ied di lapangan terbuka, yaitu yang dikoordinir oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuala Kapuas, tepatnya di komplek stadion Kuala Kapuas, tepatnya di Lapangan Tenis. Dan ini merupakan satu-satunya shalat Ied yang diselenggarakan di lapangan di Kuala Kapuas. Muhammadiyah berkeyakinan dan berusaha semaksimal mungkin dalam beribadah mencontoh dan mendekati seperti apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.
Dalam khotbahnya yang berjudul Meraih Kemulian dengan Taat kepada Allah, khatib Ustadz H.Ahmad Hadi Abwa, menyampaikan bahwa Nabi Ibrahim AS adalah tokoh sentral yang selalu dikenang di setiap Idul Adha, dan bahwa memang patut untuk diteladani karena pengorbanannya yang luar biasa dalam ketaatan dan ketundukannya kepada Allah SWT, yang berwujud pada ketaatan agung yang tidak tertandingi, semua itu tampak mulai dari proses perjalanan kehidupannya, bagaimana sang nabiullah mempertahankan aqidatuttauhid di lingkungan para penyembah berhala sampai pada keikhlasan mengorbankan putra tersayang dalam peristiwa penyembelihan yang berakhir dengan syariat ibadah kurban hingga saat ini. Disamping sebagai Rasulullah yang sempurna, Nabi Ibrahim AS dalam kehidupan kemanusiaanya juga berhasil mendidik istri dan anak keturunan dalam ketaatan di atas jalan Allah.
Diakhir khotbanya, khotib yang juga direktur Ma’had Nurul Amin Muhammadiyah Alabio Kalimantan Selatan ini mengingatkan sebuah hadits Nabi SAW yaitu “kalian akan berlomba-lomba (untuk mendapatkan harta), kemudian kalian akan saling hasad, kemudian kalian akan saling membelakangi (tidak mau lagi saling bertemu, tidak lagi saling nasehat-menasehati), dan akhirnya kalian akan saling membenci” (HR.Muslim).

Demikian, sedikit cerita tentang sholat Ied di Kuala Kapuas, sebuah kota di Kalimantan Tengah.

Rabu, 26 November 2008

PCM ANGGANA BELI SEBIDANG TANAH


selasa (24-11-2008), penulis atas nama pimpinan cabang muhammadiyah kecamatan anggana telah melakukan transaksi dengan bapak sunarto dalam pembelian sebidang tanah dengan ukuran lebar 20 meter dan panjang 50 meter yang berlokasi di rt.6 desa handil terusan kecamatan anggana kabupaten kutai kartanegara. dana yang diperoleh adalah hasil pengumpulan wakaf dari warga dan simpatisan muhammadiyah, rencananya di atas tanah tersebut insya Allah akan dibangunkan sebuah gedung sekolah taman kanak-kanak aisyiyah bustanul athfal (aba) 2 handil terusan, yang berdiri tahun ajaran 2008/2009 yang sementara ini dipinjami gedung tka/tpa al qur'an di handil c, desa handil terusan untuk melakukan aktifitas belajar mengajar.

sehubungan dengan itu juga, maka untuk mewujudkan dan terealisasinya bangunan gedung dimaksud, maka dukungan, partisipasi serta do'a warga dan simpatisan muhammadiyah masih sangat diharapkan, tapi kami yakin dengan ijin Allah Subhanahu Wata'ala dan kemauan yang istiqomah, insya Allah bangunan tersebut akan terwujud.

yang jelas, bahwa tk aba 2 ini adalah merupakan ladang amal jariah bagi warga dan simpatisan muhammdiyah, sebab yang berwakaf untuk pengadaan tanah lokasi pembangunan gedung tk aba 2 tersebut adalah bukan penduduk dari desa handil terusan, serta anak didik yang memanfaatkan untuk belajar di sekolah tersebut juga seratus persen adalah anak dari warga desa handil terusan, tidak ada dari anak yang berwakaf itu. oleh karena itu harapan kami kepada warga masyarakat handil terusan agar semaksimal mungkin untuk menyekolahkan anak-anaknya untuk sekolah di tk aba 2 tersebut dan yang lebih penting berpartisipasi memeliharanya.

UNTUK ITU KEPADA YANG INGIN BERINFAQ UNTUK PEMBANGUNAN GEDUNG SEKOLAH TK ABA 2 HANDIL TERUSAN, SILAHKAN KIRIM INFAQ ANDA MELALUI BANK BRI UNIT ANGGANA No. Rek. 33-21-4458 a.n. PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH ANGGANA. mohon sebutkan untuk TK ABA2 HANDIL TERUSAN, contact person Amir Hady hp.08125349437 atau fax.0541682148

Selasa, 25 November 2008

Prof Yunahar Ilyas Guru Besar UMY


Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Lc., M.Ag., dikukuhkan sebagai guru besar bidang ulumul qur’an di kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (18/11). Pengukuhan ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 29728/A 4.5/KP/2008. Acara yang dihadiri Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Rektor UMY, dan semua dosen UMY, pada kesempatan tersebut Yunahar menyampaikan pidato pengukuhannya yang berjudul “Al-Qur’an Al-Karim: Sejarah Pengumpulan, dan Metodologi Penafsiran”.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia menegaskan di pengukuhan tersebut, kitab suci Al-Qur’an yang sampai kepada kita sekarang ini benar-benar otentik, dan valid, sebagaimana yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, tanpa mengalami penambahan atau pengurangan satu ayat, bahkan satu huruf pun. Cara membacanya pun tidak berubah walaupun hanya satu harakat, karena Al-Qur’an ditransfer tidak hanya secara tertulis, tetapi yang lebih utama lagi secara lisan turun-temurun, bersambung, dan dipercaya sampai kepada Rasulullah SAW, tambah Yunahar.

Pria yang telah menghasilkan sembilan buku bernafaskan Islam, salah satunya Tipologi Manusia dalam AlQur’an (2007) mengatakan, yang paling menarik perlu diperhatikan di Indonesia, tidak hanya di kalangan awam, tetapi juga di kalangan mahasiswa, bahkan sampai tingkat strata dua, juga sebagian ustadz-ustadz kalau ditanya berapa jumlah ayat di dalam Al-Qur’an, dengan mantap, dan yakin menjawab 6666, sebuah angka yang gampang dihafal, dan terkesan hebat. Padahal dalam literatur yang dipercaya, terutama yang berbahasa arab karya para ulama ulumul qur’an tidak ada seorang pun yang menyebutkan angka tersebut, ujar Yunahar. Muhammad ‘Abd al-Azhim az-Zarqani dalam kitabnya Manahil al-Irfan fi ‘Ulum al-Qur’an menyebutkan bahwa para penghitung jumlah ayat-ayat Al-Qur’an sepakat pada angka 6200, hitungan ulama Madinah awal 17 (6217 ayat), ulama Madinah akhir 14 (6214 ayat), dan pendapat Abi Syaibah (6210 ayat). Berdasarkan rujukan tersebut, tidak ada satupun yang sampai angka 6300, apalagi 6666 sebagaimana yang populer di Indonesia, ujarnya.

Saat pembacaan pidato, Yunahar juga memberikan informasi kepada audiens mengenai pengumpulan Al-Qur’an pada zaman rasulullah SAW. Dia mengatakan, ketika Al-Qur’an diturunkan, Nabi Muhammad SAW segera berusaha menghafalnya, karena untuk beliau pribadi, itulah salah satunya cara memelihara Al-Qur’an. Sebagaimana dicatat oleh sejarah beliau seorang ummy yang tidak bisa membaca, dan menulis, katanya. Tapi kemudian Allah SWT menganugerahkan kepada beliau sebuah keistimewaan yang tidak diberikan kepada siapa pun, yaitu kemampuan otomatis membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an, tambahnya. Di dalam Al-Qur’an Surat Al-Qiyamah 75: 16-19 “Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al-Qur’an, karena hendak cepat-cepat (menguasai) nya. Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah selesai membacakannya, maka itulah bacaan itu. Kemudian, sesungguhnya akan tanggungan kami-lah penjelasannya”, tambah Yunahar di akhir bacaan pidatonya.

Pengukuhan jabatan guru besar ulumul qur’an, dihadiri juga Prof. Din Syamsuddin (Ketua PP Muhammadiyah) mengatakan di dalam sambutannya, “bidang yang ditekuni oleh Yunahar Ilyas adalah tafsir al-qur’an, dan metodologi penafsiran al-qur’an. Sangatlah penting, dan mendesak, pada aqidah selalu menuju Ar-Ruju (kembali menuju Al-Qur’an, dan Al-Hadits) sebagai pedoman hidup. Muhammadiyah adalah organisasi yang merujuk Al-Qur’an, dan Al-Hadits. Semakin banyak orang yang menafsirkan Al-Qur’an, dan Al-Hadits asal-asalan, semoga ilmu yang ditekuni Yun (panggilan akrabnya), akan membantu orang-orang tersesat tersebut”.(muhammadiyah.co.id.)

Jumat, 14 November 2008

PWM KALTIM KUNJUNGAN DAKWAH KE PDM BALIKPAPAN




PW Muhammadiyah Kalimantan Timur (8-9 Nop.2008) telah mengadakan kunjungan dakwah langsung ke PC Muhammadiyah yang dibina oleh PD Muhammadiyah Balipapan. Selain menambah erat tali silaturahim, kunjungan tersebut jyg abertujuan untuk menggairahkan pengajian di tingkat ranting, dalam rangka memperkuat gerakan di level akar rumput.

Kamis, 06 November 2008

Obama Langsung Membuat Kecewa




INILAH.COM, Jakarta – Barack Obama memenangkan Pemilu AS. Dia jadi presiden kulit hitam pertama AS. Belum apa-apa, dia sudah mengecewakan sebagian dunia, khususnya kalangan Islam. Dia berjanji akan tetap membela zionisme Israel.

Para pemilih dan pendukung fanatik Obama, terutama dari kalangan Islam di seluruh dunia dan AS sendiri, bersiaplah untuk kecewa. Sebab Obama menyatakan tetap mendukung zionisme Israel. Ia –ini yang lebih mengecewakan-- juga menginginkan negeri-negeri Muslim tak bisa maju dan berkembang seperti sang adidaya Amerika.

Obama menginginkan status quo dalam tata dunia tetap berlangsung. Dalam hal ini, Barat tetap membela zionisme Israel dan menghambat kemajuan dunia Islam.

Budayawan Goenawan Muhamad dalam ceramahnya di Universitas Paramadina belum lama ini, mengakui bahwa Obama memang bersedia berunding dengan tokoh Hamas atau Presiden Iran Mahmud Ahmadinedjad. Namun, Obama tak menginginkan zionaisme enyah. Diapun tak menghendaki Palestina cepat merdeka.

“Obama menginginkan status quo dalam tata internasional tetap berjalan. Artinya, tak ada perubahan yang berarti bagi relasi dunia Islam dan Barat. Hanya sedikit perubahan gaya dan cara, namun substansinya tidak,” katanya.

Obama sangat waspada terhadap Dunia Islam. Mungkin karena ia memang belum berpengalaman di situ. Namun pernyataannya bahwa ia mendukung zionisme Israel sungguh mengejutkan dunia Islam.

Pekan ini, calon presiden partai Demokrat itu mencetak sejarah menjadi presiden kulit hitam pertama AS. Kunci kemenangan Obama atas McCain adalah menguasai sejumlah negara bagian yang menjadi medan pertempuran, termasuk di Ohio dan Pennsylvania.

Selama ini tidak pernah ada presiden dari Republik yang kalah di Ohio. Demokrat juga menang telak dalam pemilihan Senat dan unggul pada pemilihan DPR.

Menurut perhitungan CNN, Selasa (11/4), Obama sementara telah meraup 338 electoral vote dan McCain mendapatkan 156. McCain pun langsung berpidato mengucapkan selamat atas kemenangan Obama.

Electoral college terdiri atas 538 orang dari 50 negara bagian yang komposisinya sesuai jumlah perwakilan negara bagian di Kongres AS (435 anggota DPR AS/House of Representatives dan 100 anggota Senat). Untuk menjadi presiden AS, para kandidat harus mengumpulkan setidaknya 270 electoral vote.

Melihat artikulasi Obama soal zionisme, kemenangan Obama itu hampir pasti akan menimbulkan disilusi di dunia Islam. Hanya satu yang bisa mengubah, yakni perubahan dalam sikap dan perilaku Obama serta kebijakan luar negerinya ke dunia Islam, yaitu menjadi lebih bersahabat dengan dunia Islam. Dia tak usah menggaungkan dukungan ke zionisme Israel yang amat sensitif dan membakar kemarahan dunia Islam.

Namun demikian, ada baiknya dunia Islam memberikan waktu bagi Obama untuk melaksanakan kebijakan dan pemerintahannya. Jika Obama mendekonstruksi dan merestrukturisasi relasi dunia Islam dan Barat, hampir pasti dunia berubah pasca WTC 2001. Dalam arti perubahan menuju demokratisasi dunia, perdamaian dan kerja sama global yang adil, setara dan menghormati HAM sebagaimana adanya.

Senin, 03 November 2008

Persemian Mini Mart 'Aisyiyah





PW 'Aisyiyah Kalimantan Timur senin 3 dzulqadah 1429 H bertepatan tanggal 3 Nopember 2008 M telah menyelenggarakan peresmian mini market oleh Ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Ibu Prof.DR.Hj.Chamamah Soeratno. Mini market yang diberi nama Kurniasari Mart berada di Jalan Merdeka Samarinda, menjual berbagai macam keperluan sehari-hari, melayani untuk masyarakat umum dan warga 'Aisyiyah dan Muhammadiyah pada khususnya. Dalam kesempatan tersebut juga telah diambil sumpah dan dilantik Pengurus Koperasi Wanita 'Aisyiyah Kalimantan Timur oleh Kepala Dinas Koperasi Samarinda.

Minggu, 26 Oktober 2008

SILATURAHIM WARGA MUHAMMADIYAH



Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur telah menyelengarakan SILATURAHIM WARGA MUHAMMADIYAH dengan Thema Bersatu Hati, Berjuang dengan Gembira, Meraih Ridha Allah SWT pada Hari Ahad Tanggal 26 Syawwal 1429 H / 26 Oktober 2008 M bertempat SD Muhammadiyah Jl.Sungai Brantas Samarinda. Selain dihadiri tokoh-tokoh, pimpinan dan warga Muhammadiyah, juga dihadiri pejabat/tokoh masyarakat seperti :
1. Ir.H.Tarmiji Abdul Karim ( Pj.Gubernur Kalimantan Timur )
2. H.Awang Faroek Ishak (Calon Gubernur Kaltim 2008-2013)
3. H.Farid Wadjdy (Calon Wagub Kaltim 2008-2013)

Isi Ringkas Sambutan oleh :
1. Dr.H.Agus Sukaca,M.Kes. selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur.
Beliau melaporkan progress pembangunan Masjid Ad Da’wah Jl.KH.Siroj Salman Samarinda sudah sampai pengecoran pondasi dan pembangunan Ma’had, yaitu suatu lembaga pendidikan mubaligh Muhammadiyah dalam rangka memenuhi kebutuhan muballigh di seluruh daerah di Kalimantan Timur.
Disamping itu juga disampaikan visi Muhammadiyah yaitu menjunjung tinggi dan menegakkan agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dengan memalukan misi, pertama menegakkan keyakinan tauhid yang murni yang bebas dari tahayul, bid’ah dan khurafat syirik, misi kedua menyebarluaskan ajaran Islam yang bersumber kepada Al Qur’an dan As Sunnah dan misi ketiga mewujudkan amal Islami dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat.
Beliau juga menyampaikan bahwa atas nama warga Muhammadiyah mengucapkan selamat diiringi do’a kepada Bapak H.Awang Faroek Ishak dan Bapak H.Farid Wadjdy dalam memimpin Kaltim lima tahun mendatang supaya tetap amanah dan istiqomah sehingga bisa mencapai Kalimantan Timur yang baldatun thoyibatun warabbun ghafur.

2. H.Awang Faroek Ishak, selaku Sesepuh Warga Muhammadiyah
Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas diberikan kesempatan bersilaturahim dengan warga Muhammadiyah serta atas do’a dan dukungan yang diberikan. Kemudian beliau juga memberikan apresiasi yang tinggi dengan mengacungkan jempol terhadap Muhammadiyah yang begitu maju dalam membina dan mengelola bidang pendidikan, makanya beliau tidak ragu menyekolahkan anak dan cucu beliau di SD Muhammadiyah.
Sebagai tokoh pendidikan, beliau mempunyai komitmen untuk mewujudkan 20 persen anggaran bidang pendidikan diseluruh propinsi Kalimantan Timur, dan kepada kabupaten dan kota yang belum mampu akan diusahakan untuk disubsidi oleh propinsi. Mengingat, menurut beliau lagi, betapa pentingnya bidang pendidikan ini, dalam rangka peningkatan sumberdaya manusia yang berkualitas untuk membangun Kalimantan Timur masa kini dan masa yang akan datang.

3. Ir.H.Tarmiji Abdul Karim, selaku Pj.Gubernur Kalimantan Timur
Beliau bersyukur dan gembira bahwa proses pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang sampai dilakukan dalam dua putaran ini telah berjalan dengan relative aman dan terkendali serta dalam suasana yang kondusif. Untuk itu beliau menyampaikan dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat. Disamping itu, beliau sangat bangga dan memberikan penghormatan yang tinggi kepada Bapak H.Achmad Amin yang sudah legowo menerima hasil pilgub putaran kedua ini, walaupun KPUD belum mengumumkan secara resmi. Beliau menyampaikan pula bahwa, masyarakat Kalimantan Timur harus bangga mempunyai tokoh negarawan seperti beliau ini.
Beliau juga mengapresiasi dengan baik, kepada Muhammadiyah dan Pak Awang yang menjadikan bidang pendidikan sebagai prioritas, sebab kata beliau, sambil menyitir hadits Nabi Muhammad SAW, bahwa untuk selamat di dunia diperlukan ilmu, untuk selamat di akhirat diperlukan ilmu, untuk selamat dikeduanya diperlukan ilmu. Ilmu tersebut, kata beliau, didapat dalam proses pendidikan, makanya Muhammadiyah kata beliau sudah pada jalur yang benar dan Kalimantan Timur apabila sungguh-sungguh dalam pembangunan pendidikan ini, juga berada pada jalur yang benar, yaitu membangun kecerdasan.

4. Ustadz Siswanto Soenandar dalam pengajiannya memberikan tausiyah tentang makna taqwa, yaitu sebagaimana firman Allah SWT dalam Al Qur’an Surat Ali Imron ayat 134 (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Senin, 20 Oktober 2008

KERJA BAKTI PEMBANGUNAN MASJID AD DAKWAH




Kemarin Ahad 19 oktober 2008, telah dilaksanakan kerja bakti pengecoran pondasi Masjid Ad Dakwah jalan KH.Siraj Salman Samarinda. Panitia pembangunan berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan rutin setiap hari ahad, untuk pekerjaan yang memang memerlukan tenaga padat karya, akan tetapi untuk pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan keahlian tukang, tetap diupahkan.

Rabu, 01 Oktober 2008

Shalat Ied di Masjid Mujahiddin Sidomulyo


Khutbah Idul Fitri 1429 H pada hari rabu tanggal 1 Syawal 1429 H bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 2008 M di Masjid Mujahiddin Sidomulyo disampaikan oleh Ustadz M.Rahmi Harun. Sholat diselenggarakan di dalam ruang masjid dikarenakan hari hujan, biasanya kalau tidak hujan, shalat diselenggarakan di halaman masjid. Suasana ruang masjid sangat penuh. Dalam khutbahnya, khatib menyampaikan pentingnya umat muslim untuk menjadikan Al Qur'an dan Sunnah Sahih dan Maqbullah sebagai satu-satunya pedoman yang nyata untuk dibaca, difahami dan diamalkan dalam wujud kehidupan sehari-hari. Kemudian Nabi Muhammad SAW untuk dijadikan ikutan dan contoh tauladan dalam tauhid, ibadah, akhlaq dan muamalah sebab hal itu merupakan sebuah garansi rahmat Allah dan keselamatan bagi umat manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Kita tidak usah lagi membuat-buat aturan hidup, (karena sangat repot), kita tinggal pakai saja Al Qur'an dan Sunnah Sahih Maqbullah itu. Insya ALlah tidak akan sesat selama-lamanya.